Jangan bawa nama “muslimah”

8 Aug 2011

“Muslimah” adalah nama kumpulan. Satu atau beberapa anggota kumpulan tersebut sama sekali tidak mencerminkan keseluruhan himpunan. Muslimah Beauty 2011 mungkin diikuti oleh beberapa muslimah, tapi mereka yang mengikuti atau terlibat di dalamnya sama sekali TIDAK mencerminkan atau mewakili muslimah. Muslimah artinya kaum muslim perempuan. Saya sangat yakin jauuuuuuh lebih banyak ‘Muslimah’ yang tidak mengikuti Muslimah Beauty 2011. Jadi hendaknya judul event jangan menggunakan kata ‘muslimah’. Karena muslimah jelas menunjuk satu kelompok tertentu yang beranggota jutaan orang.

Lebih baik cari nama lain yang tidak berkonotasi sebuah kelompok manusia dengan anggota yang jumlahnya besar. Karena event Muslimah Beauty 2011 berpeluang mengandung aktivitas yang sama sekali tidak mencerminkan kemusliman perempuan. Jangan gunakan nama yang sudah lebih dulu digunakan dan sangat jelas menunjuk kelompok agama yang tentu saja belum tentu setuju dengan segala bentuk kontes yang melibatkan kata-kata “good looking” (kata-kata ini ada di point 01 ketentuan pemenang event ini). Nah, sub kelompok muslimah mana yang berkenan berkompetisi dengan mengikutsertakan “good looking” sebagai salah satu faktor penilaian.

Ini memang bulan puasa bulan buat muslimin (termasuk didalamnya adalah muslimah) untuk meningkatkan intensitas beribadat. Sebaiknya peluang yang mereka (muslimah itu) untuk memperbaiki kualitas ibadah jangan dicemari dengan peminjaman nama (pasti tanpa ijin) “muslimah” untuk event tertentu yang dengan melihat hadiah utamanya “KONTRAK EKSLUSIF DUTA FASHION MUSLIM” yang pasti kegiatan komersial jual-beli fashion. Bukan peningkatan kualitas ibadat.

Saya memang bukan seorang muslimah (karena saya seorang laki-laki), tapi penggunaan nama muslimah sebagai embel-embel kontes pemilihan bintang iklan fashion rasanya lumayan nyesek. Meskipun ada embel-embel hadiah yang berbau ibadat seperti tabungan umroh dan tabungan syariah, kata-kata fotogenik dan good looking tetap sangat condong ke keindahan penampilan semata. Meskipun juga ada embel-embel penilaian membaca qur’an, tapi ada embel-embel “KARANTINA” heeee… sejak kapan muslimah boleh dikarantina tanpa pendampingan dari mahram?

So, segera tanggalkan kata muslimah dalam event pemilihan duta fashion.

Inilah enaknya dunia blog. Kebebasan untuk berbeda pendapat sangat terjamin. Contohnya posting ini, maksudnya ikut kontes ngaBLOGburit tapi dengan isi yang menentang thema! Bebas saja. Apalagi syarat mengikuti ngaBLOGburit juga tidak ribet hanya buat posting dan komen-kan postingan di posting thema; selesai. Jadi tulisan yang anti event yang jadi thema seperti posting ini-pun berhak ikut serta.


TAGS


-

Author

Follow Me