• 7

    May

    Tidak ada posting yang sempurna

    Pertama memang tidak ada pakem yang disepakati bulat, posting seperti apa yang benar dan baik itu. Masing-masing tujuan menulis posting mengharuskan bentuk dan isi tulisan yang berbeda. Jika seperti yang saya lakukan; write and forget, sukur ada komen yang menuntut re-komen. Jikapun tidak, besok lusa tulis lagi topik sama, gaya sama, waktu beda… hasilnya bisa beda. Seperti jazz, partitur sama, alat musik sama, orang sama, bisa beda jika dimainkan di waktu berbeda. Terus menulis (setelah terus membaca), ‘perbaikan’ bisa ketemu dari dua arah: pembaca yang menyukai gaya tulisan, atau gaya tulisan sudah memper ke selera pembaca. Seperti sohib saya, mas padi emas, bilang konsistenlah menulis sesuai minat. Konsisten menulis, maka tulisan akam menemukan pembaca atau pembaca yan
-

Author

Follow Me